Bermuhammadiyah dengan Total

Posted by admin Monday, September 3, 2018 0 comments

Oleh: Pak Winarno

Bermuhammadiyah itu harus mulai dari diri sendiri. Dan yakinlan kalau kita total, tidak akan pernah merugi

Setiap pekerjaan pasti akan digaji, tinggal kita benahi saja niat kita, sebenarnya kepada siapa kita bekerja saat ini.



Kalau kita bekerja pada negara, negara yg akan gaji kita. Kalau kita kerja pada Perusahaan, perusahaan akan gaji kita. Begitu juga kalau kita bekerja pada Allah, maka Allah juga akan gaji kita.

Saya merasa berproses, tumbuh dan berkembang di Muhammadiyah. Mulai dari sekolah, mengajar dan berorganisasi.  Tetapi niat dalam hati saya selalu bekerja pada Allah sejak saat itu

Kalaupun toh sekarang saya berkantor di sebuah perusahaan Swasta, saya tetap bekerja pada Allah. Kebetulan saja Allah menempatkan saya pada perusahaan tsb.

Berbekal dari pengalaman itu, Maka saya sekolahkan anak saya di SMA MUHAMMADIYAH ( meskipun sebenarnya bisa masuk di SMA1 🙏) dan dalam waktu dekat akan ikut aktif di Muhammadiyah Sendangagung. ( Mohon ijin 🙏)

Saudara... jangan pernah khawatir dg kwalitas sekolah  di Muhammadiyah. Karena belajar itu bukan hanya di bangku sekolahnya. Tapi butuh lingkungannya, butuh temen2 yg baik perilakunya, butuh paksaan dari guru untuk ikut pengajian di jamaahnya, butuh contoh perilaku pembimbingnya, butuh kebiasaan sholat berjamaahnya, butuh latihan puasa senin kamisnya, dan itu semua ada di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Dan itu yang saya dapatkan dulu di Muhammadiyah, yang menghantarkan saya sampai kehidupan yang sekarang ini.

Maaf saudara. Saya jarang menulis. Tapi saya tidak bisa menahan diri untuk menyampaikan ini

Orang Muhammadiyah Itu Aneh

Posted by admin 0 comments
@ekosangpencerah

Sebaris kata-kata dari Pak Yanto benar-benar menampar kesadaran saya tentang sekolah Muhammadiyah. Kata yang meluncur dari pejuang pendidikan sejati. Bertahun-tahun mencoba mengangkat citra sekolah Muhammadiyah. Dulu muridnya tak sampai dua ratus sampai kini berubah menjadi sekolah jujugan dengan murid lebih dari lima ratus.

"Ada orang yang mencibir, murid sekolah Muhammaadiyah kok merokok," urainya. Menurutnya pihak sekolah sudah berusaha untuk melarang murid merokok. Tetapi biasanya mereka merokok dari rumah. Kami di sini melarang, tetapi mereka di rumah melihat Bapak mereka merokok.



Ia melanjutkan, banyak warga Muhammadiyah yang berharap agar sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah unggulan. Punya prestasi mentereng. Hasil Unas bagus. Tetapi putra-putri para warga Muhammadiyah yang pintar dan tertib malah disekolahkan di sekolah umum. Sedang sekolah Muhammadiyah harus berjuang memenuhi kecukupan jumlah murid dengan mati-matian.

Rerata mereka yang mendaftar di Sekolah Muhammadiyah justru bukan putra-putri warga Muhammadiyah. Jangankan berpikir belajar, mau berangkat sekolah saja sudah lumayan. Belum lagi dari tingkat ekonomi, banyak yang dari keluarga tidak mampu.

Kadang logika menjadi terbalik. "Saya akan mendaftarkan anak di Sekolah Muhammadiyah jika sekolah tersebut punya kualitas bagus." Padahal input sangat mempengaruhi output.

Maka menjadi aneh jika hanya terus menuntut agar sekolah-sekolah Muhammadiyah menjadi baik. Sementara warga Muhammadiyah sendiri bersikap acuh.

Sekarang sudah saatnya, semua warga Muhammadiyah untuk saling bersinergi. Yang memiliki kemampuan pemikiran bisa berkontribusi dengan pikiran. Yang memiliki harta benda bisa menyumbang dengan harta benda dan sebagainya.

Momentum kebangkitan Muhammadiyah telah kian tampak. Pilihan politik cerdas Muhammadiyah untuk dekat tanpa menjilat, tegas tanpa menghujat erbukti mampu menarik simpati banyak kaum Muslimin. Sekarang tinggal bagaimana mengelola sumber daya yang ada. Semoga Matahari Muhammadiyah kian menyinari negeri. [e]

Dalam perjalanan menuju Asrama Haji Donohudan

Risalah Darul Arqam dan Melati Tunas AMM Minggir

Posted by Kahfi Media Monday, August 13, 2018 0 comments
Kegiatan Darul Arqam Nasyiatul ‘Aisyiyah dapat dilaksanakan oleh pimpinan tiap struktur organisasi, mulai dari tingkat ranting, cabang, daerah, wilayah, hingga pusat dengan susunan kepanitiaan yang dapat dirancang secara mandiri oleh masing-masing pimpinan pelaksana.




Berikut Risalah Kegiatan Darul Arqam Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Melati Tunas Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Minggir. Acara berlangsung di Pesantren Property Plus Indonesia, Sabtu-Ahad (7-8/7).

Daftar Imam dan Khatib Shalat ‘Idul Fitri 1439 H/2018 M di Minggir, Moyudan dan Godean

Posted by Kahfi Media Wednesday, June 13, 2018 0 comments


Kecamatan Minggir
Lap. Sendang Sari : Drs. Ahmad Janadi, M.Si.
Lap. Sendang Agung: Wahadi, SKM, MPH.
Lap. Sendang Mulyo : Ir. H. Tri Heriyanto
Lap. Sendang Rejo : H. Ahmad Masruri, S.Ag.
Lap. Sendang Arum : Wawan Sutrisno, S.Ag.



Kecamatan Moyudan
Lap. Gamplong, Sumberrahayu : H. Sumariyo/Sinung Prabanta, S.Pd.
Lap. Barepan : Baharudin Rochim
Lap. Kembangan : H. Paijan, BA./ Sudiyana Irsyad
Lap. Bumper Guosari : H. Djumari Adnan, S.Ag./Prof. Dr. H. Gunadi,, M.Sc. Akt.
Lap. Sumberarum: H. Musthafa Ismail, Lc.
Lap. Sumberagung: H. Busrawi/ Dr. H. Yusuf Abdul Hasan, MM.
Lap. Celungan: Sakirin
Lap. Sumbersari: Khoirul Imam, S.Th.I. /Ahmad Fauzi Satriyono, S.Ag. M.A.
Lap. Menulis Sumbersari: Muhsin/Ridwanto, SH., MH.
Lap. Subersari Selatan: H. Paimin/Junaidi
Lap. Bendosari: Agus Maryanto, S. Ag./ Hartanto, S.Ag.


Kecamatan Godean
Lap. Sidomoyo : Haris Darmawan
Lap. Sidoarum : Susdarisman S.Sos/ Dr. Fuad Zein, MA.
Lap. Sidoagung : Mistahul Haq S.Ag., M.Si.
Lap. Sidoluhur :  Drs. H. Susidalwan, S.Ag.
Lap. SD Kwagon Sidorejo : Hartanto, S.Ag.,
Hal. SD Krajan: Surahmat An-Nashih, S.Ag.
Lap. SMP N 3 Sidoarum : Prof. Dr. Ir. Ali Agus DAA, DEA
Lap. Kliwonan, Sidorejo : H. Jumroni, M.Pd. I.
Lap. Sidokerto : H. Nizam Zulfikar, SIP.

Sumber: mediamu.id

Tuntunan Zakat Fitri Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah

Posted by admin Monday, June 11, 2018 0 comments
PCM Minggir - Kemudahan dalam menyebarkan informasi khususnya lewat Whatsapp telah menjadikan masyarakat dengan mudah share atau membagikan aneka informasi yang susah dilacak sumber awalnya. Termasuk merebaknya pendapat tentang zakat fitri yang mengatakan satu sha' sama dengan 2,7 kg.

Lalu bagaimana tuntunan dari Majelis Tarjih Muhammadiyah? Berikut rilis resmi dalam bentuk infograsis yang diunggah akun twitter @muhammadiyah pada 11 Juni 2018


Bantu Para Pemudik, PKU Bantul Dirikan Posko MudikMu

Posted by admin 0 comments


Bantul – Layanan Kesehatan Keliling (LKK) Disaster Medcial Team (DMT) RSU PKU Muhammadiyah Bantul bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul kembali mendirikan Pos Kesehatan Lebaran 2018. Posko MudikMu tersebut berlokasi di utara bundaran Srandakan Bantul.



Kegiatan yang dikoordinatori oleh Unit LKK-DMT berkolaborasi dengan Lazismu ini akan dibuka pada tanggal 12 Juni 2018 hingga 21 Juni 2018 dan akan buka non stop selama 24 jam. Para pemudik bisa memanfaatkan Posko Mudikmu untuk beristirahat ataupun menikmati layanan yang ada secara gratis.




Sebagaimana dirilis akun Facebook LKK-DMT PKU Bantul, menjelaskan Posko Mudikmu ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan dengan layanan kesehatan dan Rest Area GRATIS. Mereka pun berharap layanan yang ada dapat dimanfaatkan oleh para pemudik untuk rehat sejenak sambil cek kesehatan gratis. Pos Kesehatan Lebaran ini juga didukung oleh MDMC dan M-PKU.

Bagi Anda yang mudik dan melewati area ini silakan untuk mampir dan menjajal layanan yang ada. [e]

Tampil Kreatif, Kajian AMM di Minggir Semakin Bergairah

Posted by Kahfi Media Sunday, June 3, 2018 0 comments


Minggir Menginspirasi – Kajian-kajian rutin untuk remaja di Kecamatan Minggir yang diadakan oleh Angkata Muda Muhammadiyah (AMM) Minggir kini kian bergairah. Kemasan kreatif dan mendatangkan para pembicara yang diminati kawula muda membuat acara yang dihelat mampu menarik puluhan remaja untuk hadir.

Mereka juga menggandeng lembaga lain untuk berkiprah, semilsal Laskar Sedekah dan Pondok Tahfidz. Setidaknya ada empat dari lima Ranting yang ada di Minggir yang aktif menyelenggarakan kajian remaja. Yakni, Sendangmulyo, Sendangarum, Sendangrejo dan Sendangagung. Diharapkan kegiatan positifi ini akan terus berlanjut.




Mengambil nama-nama kajian yang mudah diingat, misal
Jokes : Jagongan Oke Kawula Enem Sendangarum (AMM Sendangarum)
Karjo : Kajian Remaja Sendangrejo (AMM Sendangrejo)







Selain kemasan poster yang menarik, kajian pun didokumentasikan dalam bentuk video, sehingga bisa disebarluaskan melalui media sosial dan situs berbagi video youtube. Menyusul sebelumnya PCPM Minggir yang telah meluncurkan dua channel Youtube yakni Alfajr TV dan PCPM Minggir. Keduanya menyajikan cuplikan kegiatan dan kajian dari para ustadz yang ada di Minggir. [e]

Terbanyak Dibaca

Sosok

Risalah

Catatan

Kabar

Halaman Dilihat