Daftar Wakif Gerakan Wakaf Al Quran Terjemah

Posted by redaktur02 Sunday, September 8, 2019 0 comments
Alhamdulillah, pada hari pertama program Gerakan Wakaf Al Quran dibuka, sudah beberapa orang yang menyatakan siap wakaf dan mentransfer uang. 



Berikut daftar wakif yang sudah konfirmasi. Penulisan nama dan alamat adalah untuk transparansi:

Ahad, 8 September 2019
1. Farhan H __ Minggir __ Rp100.000
2. Ponijo __ Diro __ Rp300.000
3. Ahmad ___ Sendangagung __ Rp200.000

Masuk : Rp600.000

Senin, 9 September 2019
4. Efi ___ Yogyakarta ___ Rp200.000
5. Suyadi ____ Sendangagung ___ Rp100.000

Selasa, 10 September 2019

6. Fatma ____ Sleman _____ Rp100.000
7. Mas Udin ______ Tempel _____ Rp500.000

Rabu, 11 September 2019
8. Etyk _____ Sleman ______ Rp100.000
9. Sunar ______ Minggir ______ Rp100.000

Kamis, 12 September 2019
10. Rahman ________ Minggir ______Rp200.000
11. Masrusi ______ Minggir ________Rp200.000
12. Nana _______ Bekasi ________ Rp200.000
13. Anton ________Sleman ________Rp200.000

Jumat, 13 September 2019
14. Aan ____ Sumatera ______ Rp200.000
15. Ny. Keniek KD ______ Bekasi ______ Rp500.000
16. Pak Mangun _______ Sendangmulyo _____ Rp200.000
17. Nur F _______ Yogyakarta _______ Rp200.000

Sabtu, 14 September 2019
18. Dewi _________ Bantul _________ Rp200.000

Senin,16 September 2019
19. Bambang S______Minggir________Rp200.000

Senin, 23 September 2019
20. Joko W_____ Minggir________Rp150.000


Total : Rp4.150.000


Penyaluran :

Musholla Al Amin, Jurang Kalibawang Kulon Progo (5 Mushaf)
......




Gerakan Wakaf Al Quran Terjemah dalam Rangkaian Musycab PCPM Minggir

Posted by redaktur02 0 comments

Kepada Yth Bapak/Ibu/Sdr/i__________________________

Di Tempat


Assalamu’alaikum wa rahmatullahi, wa barakatuh

Segala puji hanya bagi Allah SWT yang berkenan memberikan rahmat serta hidayahNya kepada kita. Shalawat serta salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Muhammad SAW.



PCPM Minggir, lewat surat ini bermaksud mengajukan Penawaran Wakaf Al Quran dalam rangkaian Musyawarah Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiah Kecamatan Minggir yang rencana akan digelar pada:

                    Musyawarah Cabang PM dan NA Cabang Minggir
                   
                    Hari, Tanggal          : Ahad, 22 September 2019
          Jam                        : 13.00 – 17.00 WIB
                    Tempat                   : Wisma Muhammadiyah Ngloji
  Sendangagung Minggir
                    Acara                     : Musycab PCPM dan PCNA Minggir
                    Ketentuan               :

Gerakan 1000 Wakaf Al Quran, Al Quran tersebut akan disalurkan ke wilayah Kulon Progo dan wilayah lain yang membutuhkan. Sumbangan berupa uang, tidak ditentukan nominalnya.

Bagi yang menghendaki per paket, harga per paket : Rp. 50.000 bisa ditransfer melalui rekening BRI 0247-0102-6105-505 atas nama Eko Triyanto, setelah transfer mohon konfirmasi ke 085743141977 (Nama_Alamat_Nominal)



Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan  terima kasih.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

PWPM DIY Gelar Baitul Arqam di Kaliurang

Posted by redaktur02 Sunday, September 1, 2019 0 comments

Sleman – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah menggelar Baitul Arqam selama dua hari, Sabtu-Ahad (31 Agustus – 1 September) di Hotel Bukit Surya Kaliurang. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari pengurus harian dan anggota PWPM DIY.



Sedangkan materi dan kegiatan akan diampu langsung oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Beberapa materi yang disampaikan antara lain, pembukaan oleh Ketua MPK PWM DIY, Hatib Rahmawan, M.Ag., Pemuda Muhammadiyah dan Penguatan Ekonomi Ummat oleh Syauqi Soeratno.

Materi Penguatan Tauhid dan Ideologi Muhammadiyah oleh Isnawan, SE. MM., Materi II berupa Profil Kader Muhammadiyah oleh Dr. Untung Cahyono, M.Hum dan Materi III dengan tema Pemuda Muhammadiyah dan Transformasi Kader Muhammadiyah oleh Shaleh Chan, S.Pd. [esp]


Anhar Anshari, M.SI. Ph.D: Bacalah Sumber Otentik Manhaj Muhamamdiyah

Posted by redaktur02 0 comments

Sleman - Kegiatan Baitul Arqam PWPM DIY digelar oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) PWM DIY dan diikuti sekitar 30 pimpinan harian dan anggota PWPM DIY. Berlangsung sejak Sabtu (31/8) sampai Ahad (1/9) dengan mengusung tema, Semangat Hijrah Semangat Berubah. Pada hari kedua hadir sebagai pembicara  Ustadz Anhar Anshari, Ph.D. dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, mengupas manhaj Tarjih Muhammadiyah.



Kepada para kader Pemuda Muhammadiyah, Ustadz Anhar mengajak agar kader Muhammadiyah membaca sumber otentik tentang Manhaj Muhammadiyah, yang telah dihasilkan melalui pemikiran ulama Muhammadiyah setelah ditelaah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. “Bacalah Manhaj Muhammadiyah dari sumber otentik, bukan sekadar pendapat pribadi para tokoh Muhammadiyah,” ungkap Anhar.



Menurut Ustadz Anhar Muhammadiyah sangat terbukan, sebab setelah menjadi keputusan, Majelis Tarjih dan Tajdid menerima koreksi dari siapapun asalkan didasarkan pada dalil-dalil yang bisa dipertanggungjawabkan. “Tidak ada paksaan masuk ke Muhammadiyah, namun jika sudah masuk harus konsekuen menjalankan ideologi Muhammadiyah,” ungkapnya. [esp]

Wabup Buka Musyawarah PDPM Sleman, Sampaikan Empat Karakteristik Pemimpin

Posted by redaktur02 Sunday, March 24, 2019 0 comments

Gamping - Wakil Bupati Sleman, Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes. membuka musyawarah Pemuda Muhamamdiyah Kabupaten Sleman. Kegiatan berlangsung di SMP Muhammadiyah 1 Gamping, Ahad (24/3). Dalam sambutannya, Muslimatun berpesan agar Musda bisa berjalan dengan lancar. "Semoga hasil Musda mampu melahirkan kepemimpinan yang bisa mencontoh karakteristik Rasulullah, Fatonah, Amanah, Sidiq, Tabligh," pesannya.



Ketua PDPM Sleman, Anton Nugroho, SE. dalam sambutannya menyampaikan catatan perjalanan periode 2014-2018, di antaranya ada dua PCPM yang belum melakukan musyawarah cabang, yakni PCPM Ngemplak dan PCPM Cangkringan. Anton menuturkan, satu di antara capaian dari PDPM Sleman ialah aktif dalam aksi sosial di bidang kesehatan dan kebencanaan.

Sementara itu sambutan dari PWPM DIY diwakili oleh Sekretaris, Dian Koprianing Nugraha. Ia mengharapkan program yang ada bisa dilanjutkan terutama dalam aksi-aksi sosial.

"PDPM Sleman merupakan pelopor untuk menggerakan bidang sosial terutama ambulance dan mobil kemanusiaan," jelas Dian.


Ia menambahkan Pemuda Muhammadiyah (PM) harus pro-aktif. Untuk mewakafkan diri bagi kemaslahatan umat, bangsa dan masyarakat.

Sedangkan Sekretaris PDM Sleman, Ahmad Affandi berpetuah, Pemuda Muhammadiyah harus siap untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Muhammadiyah. "Peran PDPM Sleman cukup signifikan dalam mendukung program-program PDM Sleman," ungkap Ahmad.

Musda ke 16, PDPM Sleman berlangsung Ahad, 24 Maret 2019 di SMP Muhammadiyah 1 Gamping dengan mengambil tema Menggembirakan Dakwah Berkemajuan, Semangat Baru Sleman Sembada.

Pemuda Muhammadiyah harus siap untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Muhammadiyah. "Peran PDPM Sleman cukup signifikan dalam mendukung program-program PDM Sleman," ungkap Ahmad. Ia pun berpesan agar para pimpinan yang terpilih nanti tidak melupakan jenjang di bawahnya. [esp]


PDPM Sleman Gelar Turnamen Futsal Antar Cabang

Posted by redaktur02 Saturday, March 16, 2019 0 comments
Gamping - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sleman menggelar turnamen futsal antar PCPM Se-Sleman. Kegiatan berlangsung Ahad (17/3) di Lapangan Futsal Kabupaten, Gamping Sleman.


Acara dibuka langsung oleh H. Abdul Kasri
Wakil Ketua PDM Sleman. Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan mengharap untuk tetap menjunjung ukhuwah dan sportifitas.

Sementara itu, Ketua PDPM Sleman, Anton Nugroho mengungkapkan, turnamen digelar dalam rangka menyemarakkan Musda PDPM yang akan digelar 24 Maret mendatang di Gamping.

"Kegiatan ini sebagai mbinaan Pemuda sekaligus mempererat silaturahmi PCPM se Sleman dan menyambut Musyda XVI PDPM Sleman," tulis Anton lewat Whatssap.
Turnamen diikuti 18 klub dari PCPM Se-Sleman. [e]

Mengapa Majelis atau Bidang Kader Muhammadiyah Banyak yang Macet?

Posted by ALFAJR TV Tuesday, February 5, 2019 0 comments

Bukan rahasia lagi kalau bidang atau Majelis Kader di Muhammadiyah dan Organisasi Otonom di berbagai tingkatan banyak yang macet. Menurut pengamatan dan pengalaman yang saya alami selama ini ada beberapa sebab di antaranya.



Pertama, kurangnya buku panduan yang relevan untuk pengkaderan di Muhammadiyah.

Kedua, personel di bidang atau majelis kader tidak memiliki kemampuan atau perhatian kepada pengkaderan. Sehingga amanah yang mereka pikul sepertinya hanya sekadar jalan saja. Ini karena Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, dengan amal usaha di bidang pendidikan. Maka yang biasanya jalan adalah Majelis Tabligh/Dakwah, Pendidikan, Ekonomi dan semacamnya.

Ketiga, basis pendataan yang minim bahkan tidak ada.

Keempat, pengkaderan yang monoton

Kelima, kurangnya biaya untuk pengkaderan.

Keenam, pengkaderan belum menjadi prioritas.

Ketujuh, banyak anak kader Muhammadiyah sendiri yang tidak diajak aktif di Muhammadiyah.

Terbanyak Dibaca

Sosok

Risalah

Catatan

Kabar

Halaman Dilihat