Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?
Wednesday, July 17, 2013
2
comments
Arab Saudi, seperti juga negara-negara
lain yang bergelimang harta, terus melakukan modernisasi. Selain secara
pemikiran, seperti diangkatnya seorang perempuan dalam jajaran kementrian di
negara itu, juga pembangunan fisik pun dilakukan. Tetapi, pengembangan Arab
Saudi, khususnya kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak memedulikan
situs-situs sejarah Islam. Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah
Rasulullah SAW dan sahabatnya.
Bangunan-bangunan itu dibongkar karena
berbagai alasan, namun sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan
kota-kota besar di dunia lainnya. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW
terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir. Sebelumnya, rumah
Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah
berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan
serta Khadijah meninggal.
mekah planningBeberapa bulan yang lalu,
Sami Angawi, pakar arsitektur Islam di wilayah Arab mengatakan bahwa beberapa
bangunan dari era Islam kuno terancam musnah. Pada lokasi bangunan berumur
1.400 tahun Itu akan dibangun jalan menuju menara tinggi yang menjadi tujuan
ziarah jamaah haji dan umrah.
“Saat ini kita tengah menyaksikan
saat-saat terakhir sejarah Makkah. Bagian bersejarahnya akan segera diratakan
untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Angawi menyebut
setidaknya 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50
tahun terakhir.
Bahkan sebagian besar bangunan bersejarah
Islam telah punah semenjak Arab Saudi berdiri pada 1932. Hal tersebut
berhubungan dengan maklumat yang dikeluarkan Dewan Keagamaan Senior Kerajaan
pada tahun 1994.Nasib situs bersejarah Islam di Arab Saudi memang sangat
menyedihkan. Mereka banyak menghancurkan peninggalan-peninggalan Islam sejak
masa Ar-Rasul SAW.
mekah2Semua jejak jerih payah Rasulullah
itu habis oleh modernisasi. Sebaliknya mereka malah mendatangkan para arkeolog
(ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk
menggali peninggalan-peninggalan sebelum Islam baik yang dari kaum jahiliyah
maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata.
Kemudian dengan bangga mereka menunjukkan
bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, tidak
diragukan lagi ini merupakan pelenyapan bukti sejarah yang akan menimbulkan
suatu keraguan di kemudian hari. Wallohu alam bi shawab. (sa/skpc)
Sumber: http://www.eramuslim.com



2 comments:
:'( sedih banget,.. apa yang mesti dilakukan,..??
pemerintahan Arab Saudi yang berkuasa sekarang memang agak 'aneh' jika melihat sejarah mereka. semoga kekuatan Islam muncul dari mana saja, tidak harus dari Arab Saudi
Post a Comment