Daniel Streich, Pembenci Masjid yang Akhirnya Bersujud…
Thursday, February 14, 2013
0
comments
Daniel
Streich, anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja
awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan
dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang Muslim.
Situs
islamicbulettin.com melaporkan Streich penganut kristen taat. Dia dibesarkan
dengan ajaran Kristiani dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi pastur.
Namun ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu
terjun langsung menjadi anggota partai ternama di Swiss.
SVP
bukan partai sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekia, ilmuwan, pelajar,
dan pegiat bukan dari kalangan Muslim. Partai ini menjadi penentang nomor wahid
penyebaran Islam di Swiss. Dan Streich adalah sosok yang paling vokal
menyerukan penutupan masjid di seantero Negeri Cokelat ini.
Daniel
Streich
Streich
mempropagandakan anti-Islam ke seluruh negaranya. Ia menaburkan benih-benih
kemarahan dan cemoohan bagi umat Islam di Swiss. Ia merasa mimbar dan kubah
masjid tidak cocok dengan budaya negara itu. Ia juga menuding Islam sebagai
agama teroris, pembuat onar, dan kekerasan.
Dalam
usahanya menyingkirkan Islam dari Swiss, lelaki ini malah mempelajari Al-Qur’an
dan Islam. Ia berharap dengan memahami ajaran Nabi Muhammad itu, dia mampu
meruntuhkan iman kaum Muslimin. Yang terjadi, ia malah terpesona dengan ajaran
rahmatan lil ‘alamin ini.
Semakin
jauh Streich belajar Islam, semakin tenggelam dia dalam keindahan ad-Din samawi
itu. “Banyak perbedaan saya dapatkan ketika mempelajari Islam. Ajaran Islam
memberikan saya jawaban logis atas pertanyaan hidup penting, dan tidak saya
temukan di agama saya,” katanya.
Presiden
Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdul Majid Aldai mengatakan, orang Eropa
sebenarnya memiliki keinginan besar mengetahui Islam dan hubungan antara Islam
dengan terorisme, sama halnya dengan Streich.
Dulu,
Streich sering meluangkan waktu membaca Alkitab dan pergi ke gereja, tapi
sekarang ia membaca Al-Qur’an dan melakukan shalat lima waktu setiap hari. Dia
keluar dari SVP dan mengumumkan status Muslimnya. Streich bilang, dia telah
menemukan kebenaran hidup dalam Islam yang tidak dapat ia temukan dalam
ajaran/keyakinan sebelumnya. (merdeka/salam-online).
Sumber: salam-online.com



0 comments:
Post a Comment