Udah Putusin Aja Part 3, 4,dan 5

Posted by KahfiMedia Monday, April 15, 2013 0 comments




Oleh: Ustadz Felix Siauw

Part 3
1. pantaskah berbicara tentang sayang, berkata tentang cinta | sementara disaat yang sama amalnya selalu ajak maksiat? #UdahPutusinAja
2. pantaskah rencanakan masa depan, rancang apa yang dihadapan | sementara saat sekarang saja tak berani bilang nikah? #UdahPutusinAja
3. yg pacaran pantaskah panggil memanggil dengan sebutan "ayah" - "bunda" | sementara lo masih menadahkan tangan untuk biaya? #UdahPutusinAja
4. pantaskah lo katakan diri lo menjaganya | padahal justru cumbu rayu haram lo merusak akal dan fisiknya? #UdahPutusinAja
5. lo kata itu ungkapan sayang, kata lo sayang perintah Allah | alasan lo, perintah jelas Allah jgn berkhalwat lo langgar #UdahPutusinAja
6. lo berharap hari esok yg baik, sementara hari ini yg membentuk hari esok lo penuhi dengan maksiat? | #UdahPutusinAja
7. lo kata putuskan dia sulit | egois, pikirkan hanya diri sendiri, tak lo pikirkan dia saat harus dihisab krn maksiat? #UdahPutusinAja
8. #UdahPutusinAja , berhentilah bermaksiat | dengannya Allah akan turunkan cahaya kebaikan yg mengisi relung yang selama ini gelap gulita
9. #UdahPutusinAja , satu saat nanti, yakinlah engkau akan bersyukur telah mengambil keputusan yang tepat dengan taatmu
10. #UdahPutusinAja , mungkin selama ini Allah menghijabmu dari mahligai pernikahan yang lo dambakan karena maksiat lo tetap jalan
11. #UdahPutusinAja , hati lo akan lebih ringan saat hadapkan wajah lo pada kiblat saat shalat | tiada kebohongan dan nifaq yg lo pikul
12. #UdahPutusinAja , engkau takkan mati tanpanya, karena bukan karenanya engkau hidup | pahami seutuhnya hidup-matimu hanya Allah!
13. #UdahPutusinAja , bila tidak engkau segerakan, setiap lisan padanya adl dosa, setiap sentuhan adl maksiat, setiap pandangan akan dihisab
14. #UdahPutusinAja , beri dirimu waktu untuk ketahui bukan hanya apa yg engkau inginkan, tapi apa yang Allah kehendaki bagimu
15. #UdahPutusinAja , dengannya kau mungkin akan merasakan apa beda cinta ikhlas sejati dengan cinta nafsu yang hanya perlu pelampiasan
16. #UdahPutusinAja , hormati badanmu sendiri, muliakan dirimu sendiri, sempurnakan keimananmu | agar pantas bagimu atas surga yg kau pinta
Part 4
yg masih pacaran #UdahPutusinAja
1. datangilah ayahnya bukan putrinya | bila benar engkau lelaki, jangan berani maksiat lalu lari #UdahPutusinAja
2. jangan inginkan hubungan tapi enggan ikatan | bila benar engkau lelaki, ucap sayang itu setelah nikahi
3. meminang wanita dan engkau masih harus yakinkan keluargamu? itu dusta | bila benar engkau lelaki, siapkan baru katakan
4. jangan mengumbar kata-kata bercabang haram sebelum waktunya | bila benar engkau lelaki, kata-katamu adalah nyawamu
5. wanita itu lemah hatinya terhadap manis kata | bila benar engkau lelaki, ringankan kata adalah perkara utama
6. katakan sayang lakukan hal terlarang, ucap cinta yg maksiat dipinta | bila benar engkau lelaki, harusnya engkau malu
7. katamu kau ingin kebaikan untuknya, yang kau lakukan mengambil masa depannya | dusta, itulah satu-satunya yang kau ajarkan
8. kau katakan kau serius, bagiku itu hanya tipudaya | serius itu menikahi, dan tiada keseriusan selain itu
9. memulai pinangan yang belum kau siapkan untuk akhiri adalah bohong | ibarat tak miliki uang namun mau memborong
10. katamu pacaran adalah penjajakan sebelum menikah | yang ada engkau mencoba-coba karena takutkan nikah
11. masa depan Muslimah yang kau jadikan mainan? | bila yang taat sejak awal saja mungkinkan sulit, apalagi yang dari awal maksiat?
12. tak perlu risau ambil keputusan, banyak Muslimah shalihah | dunia takkan pernah kehabisan mereka, yakinlah #UdahPutusinAja
13. "dia nggak mau aku putusin" | sejak kapan taat perlu izin manusia? sudahi maksiat sudah Allah perkenankan, itu cukup #UdahPutusinAja
14. "semenjak bersamanya aku rajin shalat, itu kan positif?" | #UdahPutusinAja dan berlatihlah bahwa shalat dan taatmu karena Allah semata
15. "aku pacaran positif kok" | bila ada pacaran yang positif, tentu ada pula neraka positif #UdahPutusinAja
16. "cuma pegangan tangan kok" | begitulah mengawali zina, semudah "cuma pegangan tangan" #UdahPutusinAja
17. "pacaran itu tergantung orangnya" | semua wanita yang hilang pusakanya, awalnya berkata begitu #UdahPutusinAja
18. "jangan suudzann, pacaran belum tentu begitu" | bukan berprasangka, tapi melihat yg buruk, mungkin yang tak terlihat lebih parah?
19. "mas, sy siap nikah, TAPI blm cukup duit, ortu blm setuju, kuliah blm lulus, blm kerja blm ada yg mau, blm yakin?" | *terdiam sy -_-
20. bila memang belum siap, #UdahPutusinAja | itulah langkah ksatria yang bisa kau ambil | bila engkau memang lelaki

Part 5
1. let's talk about future, shall we? :) | about a day that will come, so it wont be troublesome, then stay with me
2. karena seorang Muslimah yang tahu akan kemana melangkah | tentu akan sesuaikan bagaimana polah bertingkah
3. sehingga hari depan tidak semudah yang dikirakan pemuda yang lalai | pun tidak sesulit yang diceritakan tua yang bercerai
4. setiap Muslimah tentu inginkan lelaki yang bertanggung jawab | didepan dunia dia pandai dan hadapi akhirat dia shawab
5. setiap Muslimah rindukan lelaki halus lisan bagus pekerti | akan kekurangan istri dia pahami, akan kealpaan istri dia mengerti
6. setiap Muslimah pasti mahukan lelaki lurus iman tinggi amal | arah surga ia jadi pimpinan dan arah neraka dia halang kawal
7. setiap Muslimah nantikan lelaki elok akhlak padan rasa | dengan anak dia lembut dan dengan ibunya anak dia mesra
8. sialnya Muslimah kini, kapitalisme jadikan lelaki sejati semisal sulit | hedonisme jadikan lelaki hanya pedulikan nikmat kulit
9. wajar saja bila cinta hanya disempitkan arti seperti pacaran | yang terbatas hanya rayuan palsu dan bergandeng tangan
10. sampai kapanpun pacaran dan lelaki sejati takkan pernah bertemu | bagaikan fatamorgana janjikan kebahagiaan semu
11. lelaki yang dengan pacaran dia ridha, macam sebuah fatamorgana | saat jauh dia berjanji, saat dekat dia ingkari
12. lelaki yang tak berani menikahi, ibarat calo kereta api | tak peduli urusan engkau sakit yg penting sudah dia sikat
13. wajarlah saat menikah lelaki ini miskin tanggung jawab | karena berpacaran tak syaratkan tanggung jawab
14. wajarlah setelah akad lelaki ini sulit diajak berbicara | karena saat pacaran dia hanya tau nikmat dengan halalkan segala cara
15. wajarlah bila setelah serumah lelaki ini penuh dengan dusta | karena saat pacaran dia sudah pintar khianati kata
16. wajarlah anaknya dia tak pedulikan lebih daripada temannya | karena saat pacaran engkau dipentingkan daripada Tuhannya
17. tak heran, sungguh tak heran | apabila seorang lelaki berani maksiat pada Tuhan, tentunya lebih ringan baginya maksiat pada pasangan
18. perlu Muslimah pahami, saat berpacaran | lelaki pertaruhkan hanya harga diri, dan engkau pertaruhkan sebentuk kehormatan perawan
19. perlu Muslimah tahu, saat berpacaran | lelaki hanya kehilangan masa lalu, dan engkau kehilangan masa depan
20. hal yang tak pernah berulang, hal yang tak mungkin kembali | bilakan milikmu satu telah hilang, tak berguna menangis darah sesali
21. bila benar engkau inginkan lelaki sejati nan rabbani | marilah kita berserius simak perkataan berikut dan amati
22. ilmu dan amal berjalan beriring, bagai matahari dan terang | tak pernah mereka berkelang, bila satu tiada yg lain kan hilang
23. lelaki sejati dan agama adalah satu kesatuan | karena Allah berikan agama bukan sebagai pajangan tapi sebagai panduan
24. lelaki yang faqih me-ngaji bukanlah tanda paham agama | faqih adalah lelaki yang meng-kaji dan memahami agama
25. lelaki ini tidak hanya jadikan shalat sebagai tali kasih pada Allah | namun juga jadikan lisan-badannya berdakwah karena Allah
26. lelaki ini tidak hanya jadikan puasa sebagai bukti cintakan Allah | tapi jadikan pula harta-bendanya lepas cintakan Allah
27. tanggung jawabnya pada umat senantiasa ia panggul | pada umat saja dia bertanggung jawab, tentu pada istri lebih unggul
28. dia dakwahkan Islam karena cintakan umat bukan supaya dicintai | begitupun istrinya dinikahi untuk mengasihi bukan hanya dikasihi
29. lisan yang baik saat dakwahkan umat dia imbangi dengan baik budi yang ia jaga | pada istri tentu seperti yang bisa kita duga
30. lapang dadanya saat umat menolak, tak tinggi hati bila umat sanjung | pada istri tentu hornat dijaga dan sabar dijunjung
31. membimbing umat dia biasa, mengajar selalu tak pandang harta | membina anak-istri tentu dia istimewa, kemana saja dibawa serta
32. tak heran, sungguh tak heran | apabila karena Allah dua insan berpadu, apa yang ditakutkan bila Allah adalah pemandu?
33. perlu Muslimah pahami, lelaki sejati tak pernah ajak pacaran | karena enak sebatas masa dunia tak kaburkan yang Allah janjikan
34. perlu Muslimah pahami, lelaki sejati tak pernah ajarkan pacaran | karena keluarga sakinah adalah yang mereka inginkan
35. bila masa depan tak sanggup tumnbuhkan khawatir | setidaknya mulailah sekarang coba benar berpikir #UdahPutusinAja
36. bila masa depan sanggup gerakkan hati yang merindu surga-Nya | perlukah alasan lain untuk bertindak sekarang juga? #UdahPutusinAja

0 comments:

Post a Comment

Terbanyak Dibaca

Sosok

Risalah

Catatan

Kabar

Halaman Dilihat