20 Ormas Islam Serukan Penghentian Kudeta di Mesir
Tuesday, July 9, 2013
0
comments
Sekitar 20 organisasi masyarakat (ormas)
lembaga Islam tingkat pusat di Tanah Air menyatakan tentangan keras mereka atas
aksi kudeta militer yang terjadi Mesir. Gabungan ormas Islam ini sepakat
menyerukan kepada sejumlah pihak yang berwenang agar segera menghentikan aksi
kudeta militer itu.
Para ormas Islam ini bersama-sama membuat
pernyataan sebagai sikap atas perkembangan politik yang terjadi di Mesir saat
ini. Perwakilan dari Pimpinan Pusat (PP) Parmusi yang tergabung dalam
Silaturrahim Ormas-Lembaga Islam (SOLI), Imam Suhardjo, mengatakan
keprihatinannya atas kondisi politik di Mesir.
''Mencermati perkembangan politik yang
terjadi di Mesir kini, kami pimpinan Ormas-Lembaga Islam Tingkat Pusat turut berduka
cita atas wafatnya negara Mesir,'' kata Imam, Senin (8/7), di Gedung PP
Muhammadiyah, Jakarta Pusat.
Ia menjelaskan, ucapan bela sungkawa
tersebut juga ditujukan atas telah banyaknya jiwa yang hilang dan terluka
akibat aksi kekerasan yang dilancarkan. Gabungan ormas-lembaga Islam tingkat
pusat ini mengungkapkan bahwa kudeta militer yang terjadi di Mesir ini
merupakan ancaman terhadap demokrasi dan pelemahan masyarakat sipil.
SOLI menyerukan agar segera dihentikannya
berbagai macam bentuk kekerasan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, yang
terjadi di sana. Hal itu dimaksudkan, untuk menghindari jatuhnya korban yang
lebih banyak lagi. Selain itu, SOLI menegaskan bahwa status Mohammad Mursi
sebagai Presiden Mesir justru terpilih langsung di atas tangan rakyatnya, telah
melalui proses pemilu yang sangat demokratis.
Pemilihan itu pun disaksikan dan diakui
oleh dunia internasional. Terpilihnya Mursi pun sebagai tanda peralihan, dari
pemerintahan militer ke sipil. ''Sehingga, kudeta militer terhadap pemerintahan
Mohammad Mursi ini merupakan pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat,''
tegasnya.
Sumber: republika.co.id



0 comments:
Post a Comment