Muhammadiyah Kembangkan Paradigma Kedokteran Islami
Sunday, May 19, 2013
0
comments
Ahad (19/5) Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof.
Dr. Din Syamsuddin bertolak ke Makassar untuk meresmikan Auditorium Universitas Muhammadiyah Makassar
(UNISMUH Makassar). Kegiatan hari ini sebagai salahsatu rangkaian panjang
safari dakwah sekaligus peresmian Amal
Usaha Muhammadiyah (AUM) di Bulan Mei, setelah sehari sebelumnya Din
meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU),
serta Peletakan batu Pertama Gedung
pasca Sarjana UMSU.
“Kita patut berbangga di Sumatera Utara ini. Apa pasal,
karena pada saat bersamaan, UMSU kemarin telah sukses mengelola Fakultas
Kedokteran yang telah berlangsung berdirinya sejak 7 tahun silam. Saya
berharap, UMSU menjadi leader pengembangan Paradigma Kedokteran Islami, dan
bisa diikuti yang lainnya. Maka, saya senang bisa memberikan sambutan pada
Syukuran akreditasi fakultas kedokteran UMSU tersebut. Kami bangga dan tentu
saja sangat apresiatif terhadap kemajuan ini,”tambahnya. Menurut Din, sebagai
salahsatu Pusat Keunggulan Akademik, Fakultas Kedokteran UMSU memang sudah saatnya mengembangkan paradigma
Kedokteran Islami, karena semua tahu bahwa
ilmu kedokteran yang kita kenal sekarang ini, pertama kali dikembangkan
Ilmuwan Muslim misalnya Ibnu Sina.
Pada saat memberikan pengarahan, din berharap dengan
menekankan pentingnya Muhammadiyah dan lembaga-lembaga Muhammadiyah/Perguruan
Tinggi Muhammadiyah, untuk selalu
berorientasi kualitatif dengan meraih kualitas. Bagaimanapun, kata Din,
era globalisasi kini membawa kata kunci
yakni kualitas, persaingan, dan daya saing. Diharapkan dengan Program Pasca
sarjana yang sudah dikembangkan UMSU dapat menjadi ajang pengembangan Ilmu
Pengetahuan dalam berbagai bidang.
Adanya gedung di atas tanah seluas
6200m2 itu, diharapkan menjadi lokasi
strategis yang akan menambah
kebesaran UMSU sebagai Universitas terkemuka di Indoneisa.
“Terkait acara hari ini, saya bertolak ke Makassar. Acara
kami sangat padat. Kemarin seharian saya di Sumatera Utara, selain meresmikan
AUM di sana, juga dalam rangka pengarahan pada Business Gathering Muhammadiyah
Sumatera Utara bersama Bank Syariah Bukopin (BSB). Kenapa ada pengarahan pada
acara BSB, karena Muhammadiyah memiliki kerjasama penyertaan modal di BSB
sebagai wujud kemitraan bisnis antara Muhammadiyah dan BSB,” ujar Din.
Dijelaskan Din, kemitraan dengan BSB sangat penting artinya, terutama bagi,
terutama di tingkat bawah.
Sedangkan di Makassar ini saya akan meletakkan batu
pertama Gedung Auditorium UNISMUH Makassar yang nantinya akan menjadi arena
Muktamar ke- 47 Muhammadiyah Juni 2015 mendatang. Mohon doanya juga, Selasa
besok saya akan bertolak ke Wina Austria,
menghadiri Executive Committee dari World Conference Religions for Peace (WCRP) di mana saya duduk sebagai Wakil Presidennya. Selanjutnya, 25 Mei saya akan melanjutkan perjalanan ke Kosovo, untuk pembicara pada Konferensi
Tokoh-tokoh Agama Kawasan Balkan dan
juga menemui Presiden Kosovo, Atifete Jahjaga.(#)
Sumber:
muhammadiyah.or.id



0 comments:
Post a Comment